SISTEM KERJA GINJAL
Kidneys Working System
BY: Hendri Aryadi
Kidneys Working System
BY: Hendri Aryadi
I.
Objective
Tujuan :
Tujuan :
Understanding
the method of kidneys when work as blood filter device with using an imitation
model.
Memahami cara kerja ginjal sebagai alat penyaring darah dengan menggunakan model tiruan.
Memahami cara kerja ginjal sebagai alat penyaring darah dengan menggunakan model tiruan.
II.
Devices and materials :
Alat dan Bahan :
Alat dan Bahan :
- Chemical glass 250 ml (2 pieces) ; Gelas kimia 250 ml (2 buah )
- Funnel ; Corong
- Filter ; Kertas Saring
- Tea water (200ml) ; Air teh ( 200 ml )
- Green nut seed (+ 20 pieces) ; Biji kacang hijau ( + 20 butir)
- Soybean seed (+ 20 pieces) ; Biji kacang kedelai (+ 20 butir)
III.
Working Procedures :
Langkah / cara kerja :
Langkah / cara kerja :
- Lipatlah kertas saring dan pasanglah diatas corong.
- Campurlah air teh dengan kacang hijau dan biji kacang kedelai dalam gelas, bayangkanlah campuran ini adalah darah yang beredar dalam tubuh kita dan berada dalam pembuluh kapiler nefron ginjal (glomerulus). Kacang hijau menggambarkan molekul protein yang terdapat dalam darah. Kacang kedelai menunjukkan butiran sel darah merah, air teh menunjukkan air dan zat beracun berwarna coklat yang turut terbawa dalam darah.
- Letakkan corong diatas gelas yang lainnya. Bayangkan corong dan kertas saring adalah kapsula Bowman dan nefron ginjal dan pipa corong sebagai saluran pengumpul urine. Bayagkan pula bahwa gelas dibawah adalah rongga ginjal.
- Perlahan-lahan tuangkanlah campuran air teh dengan biji kacang tadi ke dalam corong! Amatilah sesuatu yang keluar dari dasar corong dan jatuh kedalam gelas.
- Catat hasil pengamatan tentang benda yang bisa menembus corong dan yang tidak bisa menembus corong ke dalam tabel pengamatan.
IV.
Data
Data
Data
TABEL
1. Data Hasil Pengamatan Percobaan
NO
|
Benda-benda
yang disaring
|
Benda yang
menembus corong
|
1
|
Air teh
|
Air teh
|
2
|
Kacang
hijau
|
|
3
|
Kacang
kedelai
|
V. Question
Pertanyaan
Pertanyaan
- Zat/bahan apakah yang tidak bisa melewati kapsula Bowman sehingga harus kembali ke aliran darah? Mengapa zat/benda tersebut tidak bisa melewati kapsula Bowman?
- Zat/bahan apakah yang bisa menembus kapsula Bowman sehingga akan masuk ke salurang pengumpul dan rongga ginjal untuk bercampur menjadi urine?
- Tariklah kesimpulan tentang kerja ginjal dalam proses peyaringan ginjal?
Answer
Jawaban
- Zat/benda yang tidak mampu melewati kapsula Bowman antara lain biji kacang hijau yang digambarkan sebagai molekul rotein yang terlarut dalam darah, serta biji kacang kedelai yang menggambarkan butiran sel darah merah dalam darah. Zat/benda tersebut tidak bisa melewati kapsula Bowman karena zat/bahan tersebut masih diperlukan oleh tubuh, sedangkan sebagian besar zat-zat yang melewati kapsula Bowman adalah zat-zat yang tidak berguna lagi bagi tubuh. Selain itu dari segi ukuran, zat-zat yang tidak mampu melewati kapsula Bowman umumnya molekul penyusunnya berukuran lebih besar, sehingga filter (penyaring : glomerulus dan kapsula Bowman) yang normal tidak mampu meloloskannya. Begitu pula sebaliknya, zat/bahan yang molekulnya berukuran agak kecil umumnya mampu melewati glomerulus.
- Zat yang mampu melewati kapsula Bowman adalah air teh yang menggambarkan air dan zat beracun berwarna coklat yang turut terbawa dalam darah. Ginjal tersusun dari kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla), dan rongga ginjal (pelvis). Di dalam kulit ginjal (korteks), terjadi proses filtrasi. Proses filtrasi adalah proses penyaringan terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah. Seperti urea, asam ureat, air, garam, gula, dll. Dalam proses tersebut, ginjal menggunakan penyaring (filter) yaitu glomerulus dan kapsula Bowman. Dalam melakukan penyaringan, ginjal hanya menyaring zat-zat yang molekul penyusunnya berukuran kecil, sehingga mampu lolos dari glomerulus. Dan sebagian besar menyaring zat/bahan yang sudah tidak dapat digunakan lagi oleh tubuh. Namun, apabila ada zat/bahan yang masih digunakan tubuh, tetapi lolos dalam saringan, maka akan diadakan proses reabsorpsi di bagian ginjal yaitu tubulus proksimal. Dan sebaliknya, zat/bahan yang berukuran molekul besar serta masih dipergunakan tubuh, akan diangkut kembali ke aliran darah seperti molekul protein, dan sel darah merah.
VI.
Data Analysis
Analisa Data
Analisa Data
Ginjal
merupakan alat ekskresi utama dalam tubuh manusia. Ginjal mempunyai 1 pasang,
berbentuk layaknya kacang merah dan berwarna merah atau keungu-unguan. Ginjal
berukuran + 10 cm dan terletak di
bagian rongga perut sebelah kanan-kiri ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal
tersusun dari kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla), dan rongga
ginjal (pelvis). Di dalam kulit ginjal (korteks), terdapat ratusan ribu badan
Malphigi. Dan badan Malphigi terdiri dari glomerulus serta kapsula Bowman. Glomerulus
adalah kumpulan pembuluh darah halus yang merupakan cabang-cabang dari nadi
ginjal, sedangkan kapsul Bowman adalah bagian yang merupakan mangkuk atau cawan
yang berpasangan dengan glomerulus.
Pada kapsul Bowman,
darah dari glomerulus disaring. Zat-zat yan yang masih digunakan diserap
kembali oleh darah sedangkan zat-zat sisa yang sudah tidak digunakan akan
dibuang. Dari kapsul Bowman zat-zat sisa kemudian menuju ke saluran kecil dan
besar hingga sampai di rongga ginjal dan dibuang dalam bentuk urine.
Namun, proses
filtasi (penyaringan) yang terjadi di glomerulus dan kapsula Bowman bisa saja
mengalami kendala, seperti rusaknya filter (penyaring) yaitu glomerulus dan
kapsula Bowman. Dalam percobaan, apabila kertas saring yang diumpamakan sebagai
glomerulus rusak, maka proses filtrasi akan bermasalah dan kacang kedelai yang
diumpamakan sebagai partikel sel darah merah serta kacang hijau yang
diumpamakan sebagai partikel protein akan lolos dari saringan dan zat-zat
beracun nantinya dapat membahayakan tubuh. Apabila hal tersebut dibiarkan
terus-menerus maka dapat menyebabkan kematin. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan
cara memperbaiki filter (penyaringnya) dengan cara cangkok ginjal, dsb.
VII. Conslusion :
Kesimpulan :
Kesimpulan :
Jadi, dapat
disimpulkan bahwa ginjal merupakan salah satu alat ekskresi yang penting bagi
tubuh. Ginjal tersusun dari beberapa bagian seperti korteks, medulla, dan
pelvis. Dalam korteks terjadi proses filtrasi (penyaringan terhadap zat-zat
yang sudah tidak dipergunakan lagi oleh tubuh. Proses tersebut melibatkan
glomerulus dan kapsula Bowman. Proses filtrasi tersebut juga dapat mengalami
masalah seperti timbulnya kerusakan ginjal (glomerulus dan kapsula Bowman) yang
dapat mengakibatkan zat-zat yang masih dipergunakan lolos dalam saringan. Namun,
hal tersebut dapat diatasi dengan cara memperbaiki bagian penyaringnya yaitu
misalnya dengan cara cangkok ginjal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar