Rabu, 10 Juli 2013

Laporan Percobaan Sistem Ekskresi pada Manusia (Ginjal)


SISTEM KERJA GINJAL
Kidneys Working System
BY: Hendri Aryadi


I.        Objective 
Tujuan  : 
           Understanding the method of kidneys when work as blood filter device with using an imitation model. 
           Memahami cara kerja ginjal sebagai alat penyaring darah dengan menggunakan model tiruan.

II.      Devices and materials   : 
Alat dan Bahan   :

  1. Chemical glass 250 ml (2 pieces)  ; Gelas kimia 250 ml (2 buah )
  2. Funnel ; Corong
  3. Filter ;  Kertas Saring
  4. Tea water (200ml) ; Air teh ( 200 ml )
  5. Green nut seed (+ 20 pieces) ; Biji kacang hijau ( + 20 butir)
  6. Soybean seed (+ 20 pieces) ; Biji kacang kedelai (+ 20 butir)



III.    Working Procedures   : 
Langkah / cara kerja  :


  1. Lipatlah kertas saring dan pasanglah diatas corong.
  2. Campurlah air teh dengan kacang hijau dan biji kacang kedelai dalam gelas, bayangkanlah campuran ini adalah darah yang beredar dalam tubuh kita dan berada dalam pembuluh kapiler nefron ginjal (glomerulus). Kacang hijau menggambarkan molekul protein yang terdapat dalam darah. Kacang kedelai menunjukkan butiran sel darah merah, air teh menunjukkan air dan zat beracun berwarna coklat yang turut terbawa dalam darah.
  3. Letakkan corong diatas gelas yang lainnya. Bayangkan corong dan kertas saring adalah kapsula Bowman dan nefron ginjal dan pipa corong sebagai saluran pengumpul urine. Bayagkan pula bahwa gelas dibawah adalah rongga ginjal.
  4. Perlahan-lahan tuangkanlah campuran air teh dengan biji kacang tadi ke dalam corong! Amatilah sesuatu yang keluar dari dasar corong dan jatuh kedalam gelas.
  5. Catat hasil pengamatan tentang benda yang bisa menembus corong dan yang tidak bisa menembus corong ke dalam tabel pengamatan.
 
IV.      Data 
Data 
TABEL 1. Data Hasil Pengamatan Percobaan
NO
Benda-benda yang disaring
Benda yang menembus corong



1
Air teh
Air teh
2
Kacang hijau

3
Kacang kedelai




V.        Question 
Pertanyaan

  1. Zat/bahan apakah yang tidak bisa melewati kapsula Bowman sehingga harus kembali ke aliran darah?  Mengapa zat/benda tersebut tidak bisa melewati kapsula Bowman?
  2. Zat/bahan apakah yang bisa menembus kapsula Bowman sehingga akan masuk ke salurang pengumpul dan rongga ginjal untuk bercampur menjadi urine?
  3. Tariklah kesimpulan tentang kerja ginjal dalam proses peyaringan ginjal?

Answer 
Jawaban
  1. Zat/benda yang tidak mampu melewati kapsula Bowman antara lain biji kacang hijau yang digambarkan sebagai molekul rotein yang terlarut dalam darah, serta biji kacang kedelai yang menggambarkan butiran sel darah merah dalam darah. Zat/benda tersebut tidak bisa melewati kapsula Bowman karena zat/bahan tersebut masih diperlukan oleh tubuh, sedangkan sebagian besar zat-zat yang melewati kapsula Bowman adalah zat-zat yang tidak berguna lagi bagi tubuh. Selain itu dari segi ukuran, zat-zat yang tidak mampu melewati kapsula Bowman umumnya molekul penyusunnya berukuran lebih besar, sehingga filter (penyaring : glomerulus dan kapsula Bowman) yang normal tidak mampu meloloskannya. Begitu pula sebaliknya, zat/bahan yang molekulnya berukuran agak kecil umumnya mampu melewati glomerulus.
  2. Zat yang mampu melewati kapsula Bowman adalah air teh yang menggambarkan air dan zat beracun berwarna coklat yang turut terbawa dalam darah. Ginjal tersusun dari kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla), dan rongga ginjal (pelvis). Di dalam kulit ginjal (korteks), terjadi proses filtrasi. Proses filtrasi adalah proses penyaringan terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah. Seperti urea, asam ureat, air, garam, gula, dll. Dalam proses tersebut, ginjal menggunakan penyaring (filter) yaitu glomerulus dan kapsula Bowman. Dalam melakukan penyaringan, ginjal hanya menyaring zat-zat yang molekul penyusunnya berukuran kecil, sehingga mampu lolos dari glomerulus. Dan sebagian besar menyaring zat/bahan yang sudah tidak dapat digunakan lagi oleh tubuh. Namun, apabila ada zat/bahan yang masih digunakan tubuh, tetapi lolos dalam saringan, maka akan diadakan proses reabsorpsi di bagian ginjal yaitu tubulus proksimal. Dan sebaliknya, zat/bahan yang berukuran molekul besar serta masih dipergunakan tubuh, akan diangkut kembali ke aliran darah seperti molekul protein, dan sel darah merah.

VI.      Data Analysis 
Analisa Data 

        Ginjal merupakan alat ekskresi utama dalam tubuh manusia. Ginjal mempunyai 1 pasang, berbentuk layaknya kacang merah dan berwarna merah atau keungu-unguan. Ginjal berukuran + 10 cm  dan terletak di bagian rongga perut sebelah kanan-kiri ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal tersusun dari kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla), dan rongga ginjal (pelvis). Di dalam kulit ginjal (korteks), terdapat ratusan ribu badan Malphigi. Dan badan Malphigi terdiri dari glomerulus serta kapsula Bowman. Glomerulus adalah kumpulan pembuluh darah halus yang merupakan cabang-cabang dari nadi ginjal, sedangkan kapsul Bowman adalah bagian yang merupakan mangkuk atau cawan yang berpasangan dengan glomerulus.
Pada kapsul Bowman, darah dari glomerulus disaring. Zat-zat yan yang masih digunakan diserap kembali oleh darah sedangkan zat-zat sisa yang sudah tidak digunakan akan dibuang. Dari kapsul Bowman zat-zat sisa kemudian menuju ke saluran kecil dan besar hingga sampai di rongga ginjal dan dibuang dalam bentuk urine.
Namun, proses filtasi (penyaringan) yang terjadi di glomerulus dan kapsula Bowman bisa saja mengalami kendala, seperti rusaknya filter (penyaring) yaitu glomerulus dan kapsula Bowman. Dalam percobaan, apabila kertas saring yang diumpamakan sebagai glomerulus rusak, maka proses filtrasi akan bermasalah dan kacang kedelai yang diumpamakan sebagai partikel sel darah merah serta kacang hijau yang diumpamakan sebagai partikel protein akan lolos dari saringan dan zat-zat beracun nantinya dapat membahayakan tubuh. Apabila hal tersebut dibiarkan terus-menerus maka dapat menyebabkan kematin. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan cara memperbaiki filter (penyaringnya) dengan cara cangkok ginjal, dsb.

VII.      Conslusion : 
Kesimpulan : 
          Jadi, dapat disimpulkan bahwa ginjal merupakan salah satu alat ekskresi yang penting bagi tubuh. Ginjal tersusun dari beberapa bagian seperti korteks, medulla, dan pelvis. Dalam korteks terjadi proses filtrasi (penyaringan terhadap zat-zat yang sudah tidak dipergunakan lagi oleh tubuh. Proses tersebut melibatkan glomerulus dan kapsula Bowman. Proses filtrasi tersebut juga dapat mengalami masalah seperti timbulnya kerusakan ginjal (glomerulus dan kapsula Bowman) yang dapat mengakibatkan zat-zat yang masih dipergunakan lolos dalam saringan. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan cara memperbaiki bagian penyaringnya yaitu misalnya dengan cara cangkok ginjal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.